REAKSI ELIMINASI ALKIL HALIDA
Alkil
halida adalah turunan hidrokarbon di mana satu atau lebih hidrogennya diganti
dengan halogen. Tiap-tiap hidrogen dalam hidrokarbon potensil digantikan dengan
halogen, bahkan ada senyawa hidrokarbon yang semua hidrogennya dapat diganti.
Senyawa terfluorinasi sempurna yang dikenal sebagai fluorokarbon, cukup menarik
karena kestabilannya pada suhu tinggi.
Reaksi eliminasi adalah suatu jenis reaksi organik dimana dua substituen
dilepaskan dari sebuah molekul baik dalam satu atau dua langkah mekanisme.
Reaksi satu langkah disebut dengan reaksi E2, sedangkan reaksi dua langkah disebut
dengan reaksi E1. Simbol angka pada huruf E (yang berarti elimination) tidak
melambangkan jumlah langkah. E2 dan E1 menyatakan kinetika reaksi yaitu
berturut-turut bimolekuler dan unimolekuler.
pada Alkik
halida sekunder (20) akan terjadi persaingan antara SN2 dan E2 serta
sering mengasilkan produk campuran. Jika memakai basa lemah dengan pelarut tak
berproton yang polar, hasil reaksinya adalah SN2, namun jika memakai basa kuat
seperti CH3CH2O-, OH-, atau NH2-,
maka hasil E2 lebih dominan.
Mekanisme E2 dan E1
Jika alkil
halida mempunyai atom hidrogennya pada atom karbon yang bersebelahan dengan
karbon pembawa halogen akan bereaksi dengan nukleofil, maka terdapat dua
kemungkinan reaksi yang bersaing, yaitu substitusi dan eliminasi.
Pada reaksi
substitusi, nukleofil menggantikan halogen. Pada reaksi
eliminasi, halogen X dan hidrogen dari atom karbon yang bersebelahan
dieliminasi dan ikatan baru (ikatan p) terbentuk di antara karbon karbon yang pada mulanya
membawa X dan H. Proses eliminasi adalah cara umum yang digunakan dalam
pembuatan senyawa-senyawa yang mengandung ikatan rangkap.
Seringkali
reaksi substitusi dan eliminasi terjadi secara bersamaan pada pasangan pereaksi
nukleofil dan substrat yang sama. Reaksi mana yang dominan, bergantung pada
kekuatan nukleofil, struktur substrat, dan kondisi reaksi. Seperti halnya
dengan reaksi substitusi, reaksi elimanasi juga mempunyai dua mekanisme, yaitu
mekanisme E2 dan E1.
Mekanisme E2
E2 merupakan
reaksi eliminasi bimolekuler. Reaksi E2 hanya terjadi dari satu langkah atau
hanya terjadi proses satu tahap dimana ikatan karbon-hidrogen dan
karbon-halogen terputus membentuk ikatan rangkap C=C. Reaksi E2 dilangsungkan
oleh alkil halida primer dan sekunder. Reaksi ini hampir sama dengan reaksi
SN2. Reaksi E2 secara khusus menggunakan basa kuat untuk menarik hidrogen asam
dengan kuat. Nukleofil bertindak sebagai basa dan mengambil proton (hidrogen)
dari atom karbon yang bersebelahan dengan karbon pembawa gugus pergi.
Pada waktu yang bersamaan, gugus pergi terlepas dan ikatan rangkap dua
terbentuk.
Mekanisme E1
E1 merupakan
reaksi eliminasi unimolekuler. Mekanisme E1 mempunyai tahap awal yang sama
dengan mekanisme SN1. E1 terdiri dari dua langkah mekanisme yaitu ionisasi dan
deprotonasi. Ionisasi adalah putusnya ikatan hidrogen-halogen membentuk
intermediet karbokation. Reaksi E1 biasanya terjadi pada alkil halida tersier.
Reaksi ini berlangsung tanpa kuat, melainkan dengan basa lemah (dalam suasana
asam dan suhu tinggi). Reaksi E1 mirip dengan reaksi SN1, karena sama sama
menggunakan reaksi intermediet karbokation. Tahap lambat atau penentuan ialah
tahap ionisasi dari substrat yang menghasilkan ion karbonium.
Kemudian,
ada dua kemungkinan reaksi untuk ion karbonium. Ion bisa bergabung dengan
nukleofil (proses SN1) atau atom karbon bersebelahan dengan ion karbonium
melepaskan protonnya, sebagaimana ditunjukkan dengan panah lengkung, dan
membentuk alkena (proses E1).
Pada penjelasan di atas tidak dijelaskan contoh untuk reaksi E1 dan reaksi
E2. Tolong berikan contoh untuk reaksi E1 dan reaksi E2.
MEKANISME E2
BalasHapusalkil halida + basa kuat dan panas
CH3CH2CH2CH2-Cl ----NaOH---> CH3CH2-CH=CH2
CH3CH2-CH-CH3 ----NaOH---> CH3-CH=CH-CH3
cl
MEKANISME E1
alkohol + asam kuat dan panas
CH3CH2CH2CH2-OH -H2SO4-----> CH3CH2-CH=CH2
Saya Syafira Tiaradipa (A1C114002) akan mencoba mejelaskan permasalahan dari saudari ayu namun dikarenkan pada kolom komentar ini tidak dapat menampilkan gambar ataupun foto maka saya akan menjealskan contoh reaksi E1 dan E2 secara singkat
BalasHapusreaksi E1 merupakan reaksi eliminasi unimolekuler contoh dari reaksi E1 terjadi pada alkil halida tersier.sedangkan E2 merupakan reaksi eliminasi bimolekuler contoh dari reaksi E2 terjadi pada alkil halida primer dan sekunder.
untuk contoh lebih jelasnya dapat dilihat pada link berikut ini
http://www.slideshare.net/elfisusanti/reaksi-eliminasi-1961874
demikianlah penjelasan singkat dari saya,
terima kasih semoga membantu